NEWS

UNDEFEATED: Para pemain, staf pelatih, dan jajaran manajemen Surabaya Fever merayakan gelar juara WNBL Indonesia di Hall Basket Senayan Jakarta. Fever tak terkalahkan dalam satu musim, menyamai catatan 2012. (Foto: Hendra Eka / Jawa Pos)
wnblindonesia.com - 09/05/2015
Spektakuler, Fever Juara tanpa Sekali pun Kalah

SURABAYA Fever menahbiskan diri sebagai jawara IndiHome WNBL Indonesia 2014-2015. Pada grand final tadi malam (8/5), Marlina Herawan dkk menumbangkan Sahabat Wisma Sehati Semarang 65-53. Musim ini berakhir sempurna bagi Fever karena menyandang gelar WNBL dengan predikat unbeaten alias tak terkalahkan! 

"Ini ending yang spektakuler. Belum ada kompetisi liga basket perempuan di Indonesia yang jumlah pertandingannya sebanyak ini. Ada tim yang tak terkalahkan dengan game sebanyak ini. Saya rasa itu sesuatu yang spektakuler.Jadi ya, Surabaya Fever membuka dan menutup dengan kesempurnaan," kata Commissioner IndiHome WNBL Indonesia Azrul Ananda. 

Azrul juga menyatakan terima kasih kepada tim Sahabat Semarang dan semua tim kontestan lainnya. Sebab, keluarga besar WNBL Indonesia telah berhasil membuat liga yang baik selama empat musim. 

"Saya senang satu, ada liga perempuan yang diselenggarakan dengan baik. Yang kedua, banyak teman baik serta pemain-pemain yang memulai karirnya dari DBL sampai menjadi bintang di WNBL. Itu merupakan perjalanan yang cukup panjang. Terima kasih untuk semuanya yang sudah tampil secara baik selama empat tahun," imbuhnya.

Tim Sahabat yang di semifinal membuat kejutan dengan mengirim pulang juara bertahan Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta tak kuasa menahan gempuran para pemain Fever. Sejak kuarter pertama dimulai, Nathasa Debby Christaline dkk terus tertinggal. 

Fever mengakhiri kuarter pertama dengan keunggulan empat angka, 16-12. Di akhir kuarter kedua, tim asuhan Wellyanto Pribadi itu kian menjauh dengan selisih 17 poin, 38-21. Kedigdayaan tim basket putri asal Kota Pahlawan tersebut makin tak terbendung ketika mengakhiri kuarter ketiga dengan selisih 27 poin, 56-29. Mereka pun akhirnya mengakhiri laga dengan kemenangan telak 65-53. 

"Saya tekankan ke anak-anak, saat menghadapi tim yang punya bintang seperti Sahabat, kami harus kerja sama dengan baik. Kami tidak punya pemain bintang, jadi kami harus benar-benar padu," tutur pelatih Fever Wellyanto Pribadi.

Di laga kemarin, Fever tidak mau melakukan kesalahan yang sama seperti pada semifinal Rabu lalu. Saat itu, meski menang atas Merah Putih Predators Jakarta, barisan pemain Fever sempat grogi dan tak bermain lepas pada kuarter pertama dan kedua. Hasilnya, poin mereka tak mampu menjauh. 

Di lain sisi, pelatih Sahabat Wiwid Agus Cahyono mengakui bahwa para pemain Fever tampil lebih baik. Menurut dia, timnya baru bisa menemukan ritme pada kuarter keempat. "Sayang sudah terlalu jauh dan tak terkejar," kata Wiwid. 

Keberhasilan unbeatable itu adalah yang kedua bagi Fever di WNBL Indonesia. Pertama, mereka melakukannya pada musim perdana, yakni 2012. (irr/mid/c9/nur) 

Story Provided by Jawa Pos

Share this:
DBL Indonesia Jawa Pos li-ning Safe Care Prambors FM Info BDG Event Jakarta Sony Mainbasket Wing.Stop Mitra Net Indomaret Perbasi Indika FM IndiHome Honda Prospect Motor Tolak Angin Sido Muncul Markplus Hardrock FM OZ FM
 

Women's National Basketball League Indonesia | Contact Us
Copyright 2012 PT DBL Indonesia, All rights reserved.
Any commercial use or distribution without the express written consent of DBL Indonesia is strictly prohibited.